Jatuhan daun dentingkan sebuah melodi
Bergesek renyah
Seperti kentang, remuk renta
lalu,
Suara hujan sore tadi
Penutup rindu mewangi melati
Tajam menusuk lubang hidung
Setiap waktu berlalu
Detik demi detik menutup lembaran bulan Maret
Akhir semua cerita kita
Waktu sore di pantai itu
Sibuk berhembus angin kerinduan
Menggulunglah ombak-ombak cinta
Ia kekar bagai karang
Hapus segala memori
yang ku ukir di putih pasir
Lantunan merdu burung camar
temani kita habiskan
waarna jingga
Kalau tak beralas
Kukan telusuri jalan hidup
Biar kurasakan tajamnya batu koral
Biar kuresapi halus butiran putih, pantai
Maka,
Saat jinggaku hilang
Itu akhir cerita kelam
Lembar agendaku tertutup
Seiring dengan
Masuknya matahari
kepangkuannya . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar