Kau ketuk pintu hatiku
Mengucap janji saling menyayangi
Kau datang dengan setangkai mawar
ditanganmu
Harum semerbak bagai pelangi
Diantara matahari hangatkan gelap hati
Lama-lama kau bosan
Hilir mudik bersamaan petir menggelegar
Datang hujan mengusik pelangi kita
Kau obrak-abrik rumah cintaku
Kau sayat hati dan jiwaku
Tanpa peduli
Semua berserakan
Semua hancur
dengan satu sentuhan
Kau hanya bermain dalam hatiku
Kau membuat semuanya jadi sayu
Jadikan mawar segar melayu
Semua telah hanyut terbawa hujan tangis
Namun kau tak rasakan gelap disini
Kau tak rasakan perih tersakiti
Setangkai mawarku layu, seirama perginya sosokmu
Setangkai mawarku berguguran senada gugurnya cintamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar